
Kadang diperjalanan hidup kita suka mengalami hal-hal yang sangat berkesan dan kita sendiri ingin sekedar membuat catatan harian atas kejadian tersebut. Penulis mencoba memberikan satu catatan dalam bentuk tulisan dan puisi-puisi yang ditulis dengan gaya modern, cinta, perumpamaan dan tentunya sesuai dengan namanya “SABLENG”. Puisi-puisinya kadang terlontar begitu saja dalam kondisi dan keadaan yang juga kadang orang bilang “SABLENG juga nich puisi”, he… he… he….
Well, para penikmat puisi, mungkin ini sebagian kecil karya seorang penggemar Wiro Sableng, yang mungkin bisa dijadikan satu wacana baru bagi kita semua……….
Salam penulis,
ARIO SABLENG
Ok Juga Bos… Blognya
Makasih Azagizig, moga langgeng……….
dasar si bapak emang sableng .. gendeng ..
wong gendeng maenan wordpress.. heheheh …
*mabuerrrrrrrrrrrrrr sebelon di jitak
Wah… wah… jeng Asti, ada apa ya… Aku nggak punya sayap, tapi tetep punya burung ….(kutilang dirumah), jadi nggak bisa maburrrr….
Mas Klaraz,
Surprised lho sampean suka nulis puisi. Lha dulu lihat potonganmu dengan sepatu tentara rasanya jauh banget dari kesan nyastra. Tetapi dalam laut hendak diduga, dalam hati siapa tahu.
Cuma puisi2 awalnya kok tentang gadis, sepatu, dan seksi. Ada apa?
Mas Bahtiar, sebenarnya ini muncul dari keisengan saya, kalau saya bilang sebenarnya bukan diawalnya, karena puisi-puisi ini sebagian udah lama saya buat (ada kode tanggal buatnya), namun baru diterbitkan sekarang ini karena memang baru buat Blog.
Dan terus terang ide dan objectnya masih diseputar wanita, karena kita sebagai laki-laki sudah seharusnya mengagumi makhluk Tuhan yang satu ini. Dan saya coba tuangkan dalam bentuk puisi yang ngasal dan nyableng……..
Untuk ide lain pernah mencoba, seperti pemandangan, alam, tapi filenya nggak ketemu, nanti dech coba buat lagi tunggu idenya nongol…..
Sedang untuk religius, terus terang aku belum pernah mencoba, yang pasti saat idenya nongol pasti langsung dibuat.
BTW, terimakasih telah mampir, thanks for your input, semoga ini bisa jadi starting poin saya untuk menulis, seperti yang sering anda sampaikan di beberapa tulisan anda……..
Salam,
Ario Sableng
Buat Bung Ario
Bung Ario, aku sdh mampir di sini bagus juga puisinya, walaupun aku gak ngerti puisi, but waktu baca ini komentarku :
ada sedih, lucu, pokoknya siiiplah.
o ya, aku baru saja dari jakarta tgl 9 – 12 Desember 2008 n sempat tilpun ningsih sama juju (istrnya dodik) tapi tidak sempat mampir. Dan thn lalu 1 bulan di LPEM UI Salemba untuk pelatihan akuntansi.
Selamat ya Bung Ario, kapan2 aku mampir lagi tuk lihat puisi terbaru.
Emy Ponorogo
Makasih Mbak Emi, telah mampir, kalau ketemu temen-temen lain sampaikan salam saya………..
Tunggu serial puisi berikutnya, mengenai Balada SMAZA…………
Salam,
Ario Sableng
Thanks a bunch AS, will not forget yr poem given to me 092007…
Sama-sama buat de_cuit ……….
dulu saya kira Mas Klaras ki kuereng!
ternyata bagus juga puisinya…
oh.. ya.. salam dari Pak Pri!..
Salam Balik, makasih…..
Ass. Mana tulisan n puisinya ? lama tidak ada tambahan.
Wassalam
Emy
Sorry ya, temen-temen, lagi lesu nih, padahal banya ide…
bagus bgt
Makasihhhhhh……
emh……………
Ehm juga….
Waduhh keren banget nih mas aryo sableng sastranya indah banget mengahayati dan meninspirasi… dua jempol buat yang bikin!!!
Terima kasih ya Nabila….